Dilanda Dilanisme – Dilan 1990

Awal tahun 2018 perfilman Indonesia mempersembahkan film old school dengan latar belakang tahun 1990 yang langsung menduduki puncak box office Indonesia. Iya, film ini memperoleh 1 juta penonton hanya dalam waktu 4 hari. Buseeeeett padahal film Eiffel I’m in Love aja masih 400 ribuan penonton dalam rentang waktu yang sama. Sejuta dalam 4 hari ini sih luar biasa.

Genre drama romance yang diusung oleh film Dilan 1990 tersebut langsung menyita banyak perhatian masyarakan Indonesia. Tidak hanya kawula muda tapi kalangan orang tua juga ga mau ketinggalan untuk ikut nonton. Hal tersebut membuat film ini menjadi berita hangat di berbagai media sosial sampai saat ini (sekitar sebulan setelah penayangan perdana). Wah lama juga ya. 😀

678596_720

Continue reading

Advertisements

Soundcloud, sounds good

Eh bhe, tau ngrungokno soundcloud e Fiersa Besari ga? | Durung | Coba deh search! Enak lho suarane. De e iso ngaransemen lagu pisan” Perbincangan dua tahun lalu ini akhirnya membuat aku menjelajah google karena penasaran. Dan sejak saat itu pula aku jadi tertarik dengan media sharing suara online, soundcloud. Yang awalnya cuma ingin tahu sama Fiersa Besari hingga bisa berjam-jam ngepoin akun-akun soundcloud lain hanya karena pengen dengerin orang nyanyi (yang notabene bukan penyanyi terkenal).

Satu hal yang menarik, ternyata di luar sana banyak banget orang-orang yang punya suara keren ga kalah  sama artis-artis, punya kreatifitas tinggi buat aransemen lagu, punya selera musik yang asik buat bikin musik jadi lebih berwarna kayak crayon . Dan gak jarang pula lagu cover lebih bagus daripada asli (applause) 😀

soundcloud

Continue reading

Abhe jalan-jalan ke Lombok (Part 2)

Hallo readers!

Well, setelah di postingan sebelumnya aku udah jalan-jalan ke Desa Sade, pantai Kuta dan Tanjung Aan, kali ini kira-kira aku bakal kemana ya? 😀

Masih di daerah Lombok, aku kali ini menyerang ke Pulau Gili Trawangan. Wohhooooo!! Pagi hari sekitar pukul 8 aku bergegas menuju dermaga Bangsal. Butuh waktu sekitar 2 jam untuk sampai di dermaga dari kota Mataram. Suasananya ga crowded, ini yang aku suka saat berlibur di daerah Lombok. Ga ada macet sama sekali padahal kota wisata, beda sama kota-kota wisata lainnya misal Malang yang sekarang macetnya dimana-mana apalagi pas malam minggu, bisa malam mingguan di jalan 😀

Ada hal yang menarik saat hampir sampai di dermaga, mobil dan kendaraan bermotor lainnya diharuskan untuk parkir di tempat yang disediakan sekitar 200 meter dari dermaga. But wait, penumpangnya? Jalan kaki! hahaha enggak-enggak ada alat transportasi tradisional semacam andong, disini namanya cidomo yang mengantarkan penumpang sampai ke dermaga (tapi mau jalan kaki juga gapapa sih, terserah) 😀

Andong yang akan mengantarkan menuju dermaga bangsal

Cidomo yang akan mengantarkan menuju dermaga bangsal

Continue reading

Abhe jalan-jalan ke Lombok (Part 1)

Tanggal merah di hari rabu, mengundang keinginan untuk mengambil cuti di dua hari aktif (senin-selasa) atau (kamis-jumat). Sayang banget kan kalo jatah cuti ga dimanfaatkan sebaik mungkin. Setelah pertimbangan dan pengajuan cuti di acc akhirnya aku memutuskan untuk berlibur di luar pulau Jawa, yaitu Lombok. Asek… Lumayan kan libur dari hari sabtu-rabu santai-santai di pantai 😀

Singkat cerita, sampai di bandara Lombok hari sabtu menjelang siang. Dari bandara langsung menuju Desa Sade.

Welcome to Sasak Vilage

Welcome to Sasak Village

Continue reading

Ayah – Andrea Hirata

Sebagai pengagum karya Andrea Hirata pastinya tak akan melewatkan novel terbaru dari seorang novelis yang terkenal lewat tulisannya yang berjudul Laskar Pelangi. Excited waktu tahu bahwa Andrea menerbitkan buku baru dengan proses pengerjaan yang relatif cukup lama yaitu 6 tahun, Lebih lama dari pengerjaan Laskar Pelangi. Yang lebih mengejutkan konon cetakan kedua dibuat 9 jam usai diluncurkan.  Perlu alasan apalagi untuk membeli? Langsung deh aku ke Gram*dia buat cari novel Ayah. Ga sulit karna langsung berada pada tumpukan buku baru bersama novel-novel lain.

ayah_andreahirata

Continue reading

Pendekar Tongkat Emas : Sebuah kado istimewa di akhir tahun #nontonPTE

Pendekar Tongkat Emas

Pendekar Tongkat Emas

Sempat mengernyitkan dahi saat pertama kali tahu Judul film yang digarap oleh MiLes Films yaitu Pendekar Tongkat Emas. Beberapa pertanyaan kemudian muncul dalam benak saya. Ini film tentang apa ya? Kenapa Mira Lesmana berpikir untuk membuat film dengan tema jadul? (Film tema seperti ini kan laris pas jaman saya masih SD. Contohnya : Wiro Sableng, Si Buta dari gua hantu, dll. Hehe ). Bakal banyak gak ya yang nonton? (Mengingat jaman sekarang drama percintaan lebih banyak diminati).

Continue reading