Memilih jalur indie Sheila on 7 tetap dinanti

Keputusan yang mengejutkan sebenarnya saat mendengar bahwa band yang digawangi oleh Duta (vocal), Eross (guitar), Adam (bass) dan Brian (drum) memutuskan untuk memilih jalur indie setelah kurang lebih 18 tahun bergabung dengan label musik. Seperti yang kita tahu bahwa band yang merilis album perdana tahun 1999 bertajuk Sheila on 7 telah bekerja sama dengan major label Sony Music hingga album terakhir mereka tahun 2014 yaitu Musim yang Baik. Para pendengar musik yang sudah tak asing lagi dengan lagu-lagu besutan Eross dkk ini pastinya juga bertanya-tanya mengapa jalur indie yang dipilih untuk album baru mereka. Ok, dalam hal ini saya ga mau bicara soal alasan mengapa mereka mengambil keputusan tersebut, karena itu hak mereka sebagai musisi untuk memilih jalur apa yang dipilih agar karyanya dikenal oleh masyarakat. 2018-01-16-12-38-18-53163inidiabocoranalbumbarusheilaon7.jpg

Terlepas dari pilihan sebagai band indie, sebagai salah satu fans Sheila on 7 saya tetap yakin bahwa apapun jalur musik yang dipilih oleh band asal Jogjakarta ini akan tetap sukses di kancah musik Indonesia. Kenapa? Karena Sheila on 7 adalah salah satu band papan atas Indonesia yang namanya tak lekang oleh zaman. Bayangkan, sejak tahun 1999 sampai saat ini tahun 2018 namanya masih terdengar dimana-mana. Ga hanya kalangan generasi tahun 90an tapi anak muda milenial juga mampu menghapal lagu-lagunya (katakanlah Lapang Dada). Tidak hanya sampai disana, banyak sekali pensi-pensi SMA jaman sekarang yang juga mengundang Sheila on 7 sebagai bintang tamu. Well, masih kurang apa lagi coba? Pensi, 2018, tetap Sheila on 7. Woohooo!

Alasan kenapa banyak kalangan anak muda yang mengundang band generasi bapaknya ini juga menarik untuk diperbincangkan. Salah satu yang pasti adalah soal musik. Musik mereka mampu diterima lintas generasi karena selain enak didengar, lantunan lirik yang ada dalam lagu-lagunya sederhana, jujur, dan sering berasa “ini bener banget“. Mulai dari soal naksir ke cewek, persahabatan, dinamika kisah cinta, bahkan patah hati. Materi lagu yang melekat dalam kehidupan sehari-hari ini yang selalu ada di tahun kapanpun dan dialami oleh siapapun sampai nanti. Bedanya dengan band lain Sheila on 7 mampu mengemasnya dengan ciamik dan ga ketinggalan zaman. Lagu mereka memiliki rasa, dan rasa itu sampai ke hati pendengar.

uzone-20161214043142834.jpg

Harus bersaing dengan musik-musik EDM yang saat ini sedang hits dikalangan remaja juga menjadi tantangan tersendiri tentunya. Tapi, Sheila on 7 tetap percaya diri akan karyanya. Terbukti, single terbaru mereka berjudul Film Favorit telah ditonton oleh kurang lebih 1 juta viewer dalam waktu satu bulan di channel youtube mereka yaitu Sheila on 7 tv. Bagaimana band 90an ini bisa mempertahankan eksistensi mereka di dunia musik juga patut untuk diacungi jempol.

Adanya sheilagank (fans Sheila on 7) yang mendukung penuh semua karya-karya salah satu band legend ini juga tidak bisa dipungkiri memiliki andil besar terhadap kesuksesan SO7. Mereka tersebar di seluruh pelosok negeri yang tak segan untuk hadir disetiap konser Sheila on 7. Pernah waktu nonton konser SO7 di Malang, ada gerombolan Sheilagank dari Solo, Magelang, Jogja, dll. Dukungan yang sangat luar biasa.

Satu hal yang sampai saat ini jadi pertanyaan dalam benakku. “Ini mas Duta pakai perawatan dokter mana kok tetap awet muda. Gaya nyanyi di panggung juga masih atraktif dan energik kayak dulu“. Saluuuttt 😀

keep smile, keep young, keep happy, and keep blogging

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s